Strategi Swing Trading Saham Untuk Dapatkan Profit Tinggi

Sudah pernahkah kamu dengar istilah swing trading, Untuk sebagian orang yang telah aktif bermain saham pasti memahami benar dengan istilah ini. Trading sebagai kegiatan jual-beli dalam periode pendek. Ada banyak strategi swing trading saham yang dikelompokkan berdasar periode waktunya.

Super trading untuk periode menengah 6-12 bulan manfaatkan tren harga yang naik. Swing trading untuk periode waktu pendek kurang dari 1 bulan, dan scalping untuk periode saat yang benar-benar singkat dapat cuma dalam beberapa saat. Penyeleksian taktik itu bergantung profile resiko dan arah masing-masing trader.

Jika sabar untuk hold dalam periode waktu menengah karena itu dapat memakai strategi super trader. Jika siap dengan resiko volatilitas yang tinggi, dapat memakai strategi scalping yang perlu diawasi setiap waktu. Walau begitu, ada beberapa strategi swing trading saham untuk meminimalkan resiko.

Apa Itu Swing Trading

Swing trading saham adalah sistem yang pas untuk investor yang gamau pusing liatin harga saham setiap menit. Dan ingin keuntungan stabil secara mingguan, dan belum tahu langkah membeli dan jual saham di mana.

Sebetulnya apakah itu swing trading ? Ini sebagai type trading yang memakai ide dasar "beli ke swing low, dan jual di swing high". Teori swing ini terlihat gampang, tetapi pada prakteknya tidak segampang yang dipikirkan.

Anda akan dipaksakan untuk berangan-angan mengenai status saham apa betul-betul telah berada di status bottom. Janganlah sampai Anda salah berfantasi dan menduga harga saham telah di status bottom.

Lalu Anda beli banyak saham, tapi harga malah makin turun. Swing trading saham bahkan juga jadi type trading yang paling susah, karena tidak ada tanda yang jelas saat harga saham berada di bottom dan berada di pucuk, ke-2 keadaan ini sebetulnya masih juga dalam khayalan trader.

Pembahasan Strategi Swing Trading Saham

Berdasar periode waktu, Langkah swing trading saham sebagai kegiatan jual-beli saham dalam periode waktu kurang dari 1 bulan. Dalam kata lain, saat telah membeli saham, maka hold paling lama 1 bulan, bahkan juga jika dalam pekan awal telah sentuh tempat resisten karena itu trader dapat kerjakan keuntungan taking.

Secara persentase keuntungan rerata 10%, stoploss 5%. Asset peruntukan dalam taktik ini sekitar 5-10 saham dengan optimal jatah untuk 1 saham sejumlah 10% dari keseluruhan modal. Pada intinya, taktik swing trading memakai analisis teknikal yang tiap trader wajib buat ketahui.

Dimulai dari transisi, tren, sampai dukungan dan resisten. Sesudah ketahui dukungan dan resisten, karena itu trader bisa membuat trading rencana, kapan harus membeli dan kapan harus jual. Senjata swing trader semakin banyak memakai analisis teknikal dalam tentukan jual atau membeli saham. Tapi tidak mengesampingkan analisis fundamental, trend, dan skema harga.

Strategi Swing Trading Saham

Sesudah sukses beli, karena itu trader perlu ketahui langkah untuk jual. Ada dua langkah untuk jual saham pada taktik swing trading saham, yakni Sell on Strength yakni jual saham saat ada di tempat resisten, dan menanti ada Candle Reversal sebagai verifikasi jika pengokohan harga telah usai, hingga mempunyai potensi untuk turun.

Contoh pada saham BBCA, jual dengan Sell on Strength bisa dilaksanakan saat harga sentuh tempat resisten 7750. Walau masih membuat candle doji yang memperlihatkan pertanda ketidakjelasan, tetapi tempat itu sebagai resisten sebagai tempat riskan keuntungan taking.

Sehingga swing trader bisa pikirkan untuk keuntungan taking dengan Sell on Strength. Dan untuk jual saham dengan menanti ada candle reversal diilustrasikan pada saham MAPI, yang di mana saat harga sentuh tempat resisten 790 yang didapat dari MA100 daily.

Harga ketahan tempat resisten itu dan bergerak turun lalu membuat candle pembalikan arah turun dengan bodi candle warna merah. Hingga karena ada candle reversal itu karena itu trader perlu kerjakan keuntungan taking untuk amankan keuntungan karena harga mempunyai potensi untuk lanjut turun.

Minimal ada dua strategi swing trading saham, seperti berikut :

1. Strategi Entry

Tehnik Entry ini ialah strategi investasi saham di mana Anda masuk pasar dan lakukan pembelian saham ikuti trend. Trend ialah arah kecondongan gerakan harga saham dalam waktu periode tertentu. Terdiri atas trend peningkatan (uptrend), pengurangan (downtrend), dan mencatatr (sideways).

Dengan membaca trend sebagus mungkin, Anda bisa tentukan kapan entry terbaik yang bisa memberikan kekuatan risk/penghargaan yang lebih bagus, terhitung peletakan keluar atau setop loss. Sistem entry yang terarah dan efektif akan tentukan kesuksesan swing trading saham dalam periode panjang.

Salah satunya hal yang bisa Anda kerjakan untuk tingkatkan tehnik entry Anda supaya makin pas dengan membuat checklist entry. Kriteria-kriteria seperti level-level dukungan atau resistance yang dipandang penting, signal trading yang probabilitasnya tinggi, perkiraan tingkat entry, risk/penghargaan ratio dan yang lain.

2. Strategi Keluar

Strategi swing trading saham keluar pasar di saat yang akurat. Tehnik keluar ini penting untuk menolong Anda memperoleh faedah saham pada status terbaik. Tehnik keluar ini dipakai saat Anda sudah capai nilai yang Anda harapkan atau nilai saham telah sentuh nilai limit paling rendah yang sudah Anda tetapkan.

Tehnik keluar menolong trader supaya tidak terbuai akan peningkatan harga saham yang naik tetapi benar-benar rawan, dan tidak harus memikul rugi yang terlampau besar saat alami pengurangan harga saham yang berarti. Tersebut kenapa tentukan titik keluar penting untuk dimengerti oleh swing trader.

Janganlah lupa untuk pakai sarana Trailing Setop untuk amankan keuntungan secara optimum. Oleh karena itu saat Anda telah masuk (entry) pasar saham dan lakukan transaksi bisnis pembelian, janganlah lupa untuk tentukan titik keluar (keluar). Dengan tentukan waktu entry dan keluar yang akurat.

Resiko Swing Trading Saham

Ada dua langkah membeli saham pada Langkah Swing Trading Saham yakni, Buy on Weakness yang disebut taktik membeli saat harga saham membal dari tempat dukungan, dan Buy on Breakout yang disebut taktik membeli saat harga saham terverifikasi breakout dari tempat resisten.

Resiko swing trading ini bukanlah tidak dapat diminimalkan. Kamu bisa menggunakan strategi swing trading saham untuk mengurangi resikonya. Ini poin utamanya, sebagai berikut :

1. Average Down

Proses peyuntikkan dana fresh untuk buka status buy sesudah harga buy jatuh dari harga awalannya ini disebutkan Average Down, seharusnya Anda menghindar ini karena Average Down akan membuat Anda alami rugi saat harga semakin menurun.

2. Setop Loss

Kadang status trading yang telah kita perkiraan tidak sesuai realita, peristiwa semacam ini pasti berpengaruh pada rugi yang hendak Anda temui. Karena Anda tidak bisa menghindar keadaan ini sama sekalipun. Strategi swing trading saham bisa mengaplikasikan Setop Loss yang minimal akan menolong Anda meminimalkan rugi yang terjadi.

Ringkasan

Strategi swing trading saham dapat meminimalkan resiko trading saham. Kamu bisa pastikan jika asset mu tidak bangkrut atau merugi. Disamping itu, swing trader bisa juga lakukan penganekaragaman dengan menebar dana di beberapa asset dengan kapitalisasi pasar yang lain, bidang yang lain atau kelas asset yang lain.

Untuk menahan berlangsungnya rugi yang dapat memberikan ancaman keadaan keuangan, swing trader dapat memutuskan batasan optimal nilai kehilangan. Misal, trader membuat batasan kerugian 2% dari keseluruhan asset. Sehingga, bila kerugian telah melewati batasan itu, kamu bisa menjualnya.

Lebih baru Lebih lama